Mahasiswa Teknik UMPP Dapat Bekal Mental Tangguh Lewat Malam Keakraban

Pekalongan — Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pekajangan menggelar kegiatan malam keakraban mahasiswa pada 13–14 November 2025 di Wana Wisata Kalipaingan, Linggo Asri. Mengusung tema “Bangun Mental Positif, Mahasiswa Aktif, Identitas Kreatif”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan karakter bagi para mahasiswa baru.

Dekan Fakultas Teknik, Khoirul Anam, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa dan panitia. Ia juga menitipkan pesan agar seluruh peserta menjaga sikap selama kegiatan berlangsung.

 “Jaga nama baik almamater, hindari perbuatan negatif, dan manfaatkan momen ini untuk mempererat persaudaraan,” ujar Khoirul Anam.

Salah satu sesi yang paling berkesan adalah materi tentang kesehatan mental dan terapi mandiri yang disampaikan oleh R. Kurniawan Dwi Septiady, yang akrab disapa Pak Andi. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan proses pembentukan mental yang tangguh.

 “Manusia belajar dari empati terhadap orang lain saat mengalami kegagalan. Kegagalan yang berulang justru mengasah mental agar tidak mudah kecewa dan pantang mundur,” jelas Pak Andi di hadapan peserta.

Ia menekankan bahwa orang dengan mental kuat tidak hanya menunggu peluang datang, tetapi aktif menjemput atau bahkan menciptakan peluangnya sendiri. Dalam sesi refleksi, mahasiswa juga diajak mengenali tiga hal yang bisa menghancurkan diri: ego, ambisi, dan mimpi yang tak terukur.

 “Ego yang menolak kegagalan bisa melahirkan ambisi berlebihan. Ambisi yang melampaui kapasitas akan mengikis empati dan menjadikan mimpi sebagai ilusi. Lawan dari mimpi adalah cita-cita, karena cita-cita itu terukur dan bisa diwujudkan,” tegasnya.

Galang Ardiansyah, ketua panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antar mahasiswa lintas angkatan.

 “Kami ingin menciptakan suasana akrab agar mahasiswa saling mengenal dan merasa nyaman satu sama lain,” ujarnya.

Salah satu peserta, Surya Aji, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

 “Saya senang bisa ikut. Semoga ini jadi awal persahabatan yang baik dengan teman-teman fakultas,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, ditutup dengan sesi api unggun dan refleksi malam yang memperkuat nilai kebersamaan serta semangat membangun mental positif.

Kutipan Al-Quran :

Dan jikalau Kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh. (QS. Fussilat: 44).

Berita Lain