Rapat Konversi Mata Kuliah Hibah Tegaskan Peran Aktif Mahasiswa UMPP

Pekalongan – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menyelenggarakan Rapat Konversi Mata Kuliah bagi dosen dan mahasiswa penerima hibah pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Ruang Meeting 2 Rektorat UMPP. Rapat ini bertujuan untuk memastikan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan hibah penelitian dan pengabdian dapat diakui secara akademik melalui konversi mata kuliah sesuai dengan kurikulum dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi sebagai anggota tim aktif yang terlibat langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan laporan dan luaran hibah. Keterlibatan ini selanjutnya dikonversikan ke mata kuliah yang relevan dengan program studi masing-masing mahasiswa di UMPP.

Adapun peran mahasiswa dalam masing-masing hibah antara lain:

Pada Hibah Pengabdian di Lingkungan Persyarikatan berjudul “Pemberdayaan Remaja Putri dengan Pendekatan Holistik melalui Program Pakar Gadis (Paket Kelas Yoga Modifikasi)”, mahasiswa Lailatun Nashiroh dan Sabrina Salma Nada (D3 Kebidanan) berperan dalam pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan kegiatan kelas yoga modifikasi, dokumentasi, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan tersebut dikonversikan ke mata kuliah Pengabdian kepada Masyarakat, Promosi Kesehatan, dan Praktik Kebidanan Komunitas.

Dalam Hibah Penelitian Fundamental 1 berjudul “Deteksi Masalah Mental Emosional Calon Pengantin dalam Mempersiapkan Kesehatan Reproduksi”, mahasiswa Elsa Afifatuz Zahro dan Aisy Dinana Nada (D3 Kebidanan) terlibat dalam pengumpulan data lapangan, wawancara responden, pengisian instrumen penelitian, serta pengolahan data awal. Peran ini dikonversikan ke mata kuliah Metodologi Penelitian, Kesehatan Reproduksi, dan Praktik Kebidanan Komunitas.

Pada Hibah Pengabdian di Lingkungan Persyarikatan berjudul “Pemberdayaan Kader Stunting dan Kader Pashmina Melalui Pelatihan Peer Educator Kesehatan Reproduksi Remaja”, mahasiswa Arifa Maulida dan Ana Ayu Zulfa (Sarjana Kebidanan) berperan sebagai fasilitator pendamping, penyusun media edukasi, serta evaluator peningkatan pengetahuan kader. Kegiatan ini dikonversikan ke mata kuliah Kebidanan Komunitas, Promosi dan Pendidikan Kesehatan, serta KKN Tematik.

Pada hibah “Solusi Alternatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga: Insinerator Sederhana sebagai Upaya Pencegahan ISPA pada Balita”, mahasiswa Siti Nur Khamidah dan Tiara Seva Renata (Sarjana Kebidanan) terlibat dalam edukasi masyarakat, monitoring dampak kesehatan balita, serta penyusunan laporan kegiatan. Peran mahasiswa dikonversikan ke mata kuliah Kesehatan Lingkungan, Kebidanan Komunitas, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Dalam Hibah Penelitian RisetMu mengenai sarkopenia di wilayah Puskesmas Kedungwuni II, mahasiswa Nadine Honestya Kemilau dan Tri Asih Widiastuti (Sarjana Fisioterapi) berperan dalam asesmen fungsional, pendampingan intervensi latihan, pengumpulan data pre–post test, serta dokumentasi hasil penelitian. Kegiatan ini dikonversikan ke mata kuliah Metodologi Penelitian Kesehatan, Fisioterapi Geriatri, dan Praktik Klinis Fisioterapi.

Pada Hibah Penelitian RisetMu berjudul “Penguatan Ekonomi Keluarga Berbasis Sosioreligio Preneurship”, mahasiswa Raden Adam Yusuf Sulaiman dan Duwi Siskawati Sulaiman (Sarjana Akuntansi) berperan dalam pengumpulan data ekonomi keluarga, analisis sederhana laporan keuangan UMKM, serta penyusunan rekomendasi penguatan ekonomi berbasis komunitas Aisyiyah. Kegiatan tersebut dikonversikan ke mata kuliah Akuntansi Manajemen, Kewirausahaan, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Melalui rapat ini, UMPP menegaskan komitmennya dalam memberikan pengakuan akademik yang adil dan terstruktur atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan hibah. Konversi mata kuliah diharapkan dapat meningkatkan motivasi mahasiswa untuk aktif dalam penelitian dan pengabdian, sekaligus memperkuat kontribusi UMPP dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Kontributor:

Irnawati, Ns., Ph.D

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Kutipan Al-Quran :

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah (12). Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)(13). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik (14). (QS. Al-Mu’minun : 12 – 14)

Berita Lain