Belajar Langsung ke Industri, Mahasiswa Sarjana Farmasi FIKes UMPP Jalani KKL di Malang

Malang – Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Industri yang dilaksanakan pada 13–14 Januari di wilayah Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung mengenai dunia kerja farmasi.

Melalui KKL Industri, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melihat secara nyata bagaimana proses kerja di industri farmasi berjalan. Mahasiswa mendapatkan gambaran tentang alur produksi, pengendalian mutu, serta penerapan standar dan regulasi yang menjadi bagian penting dalam industri kefarmasian.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengunjungi PT Balatif di Kabupaten Malang, PT Herbalindo di Kota Malang, dan PT Inez Cosmetics di Kabupaten Malang. Kunjungan ke tiga industri tersebut memberikan pengalaman yang beragam, mulai dari pengelolaan produk farmasi, pengembangan produk herbal, hingga industri kosmetik yang terus berkembang.

Selama kunjungan, mahasiswa berinteraksi langsung dengan pihak industri dan mendapatkan penjelasan terkait peran tenaga farmasi dalam menjaga kualitas dan keamanan produk. Pengalaman ini membantu mahasiswa memahami tantangan serta peluang karier di bidang farmasi, sekaligus menumbuhkan kesiapan mental dan profesional sejak dini.

KKL Industri Program Studi Sarjana Farmasi FIKes UMPP dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan mitra industri yang berbeda. Hal ini bertujuan agar mahasiswa memperoleh pengalaman baru yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Melalui kegiatan ini, UMPP mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, wawasan, dan kesiapan diri dalam menghadapi dunia industri di masa depan.

Kutipan Al-Quran :

Sekali-kali tidak. Apabila nafas seseorang telah sampai ke kerongkongan (26), dan dikatakan kepadanya: “Siapakah yang bisa menyembuhkan?” (27), dan orang yang tengah sekarat itu meyakini bahwa sesungguhnya itu adalah waktu perpisahannya (dengan dunia) (28), dan bertautlah betis dengan betis lainnya (saat ruh dicabut) (29), kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu akan digiring (30). (Al-Qiyamah 26-30)

Berita Lain