KOPMA UMS Dorong Profesionalisme Berbasis Nilai Islam Lewat Halal Bihalal.

Pekalongan— Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui  Koperasi Mahasiswa (KOPMA) sukses menyelenggarakan agenda Halal Bihalal 2026 dengan mengusung tema”Mempererat Silaturahmi dalam Bingkai Kebersamaan untuk Mewujudkan Harmoni dan Profesional”. Kegiatan yang digelar pada Jumat (3/4) di Ruang Meeting Besar Griya Mahasiswa UMS ini dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota KOPMA, serta perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) selingkung kampus.

Ketua KOPMA UMS, Rieby Queennana Agustin R, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus ruang refleksi pasca-Ramadan.

“Acara ini adalah kegiatan tahunan yang diadakan KOPMA UMS serta menjadi ajang refleksi pasca Ramadan sekaligus penguatan tali silaturahmi antara anggota, pengurus, dan peserta dari berbagai UKM kampus UMS,” ujarnya, Senin (6/4).

Kegiatan tersebut menghadirkan Fazlur Rahman Rosyadi, Lc., dosen Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS, sebagai pemateri utama dalam sesi tausiyah.

Dalam pemaparannya, Fazlur menekankan pentingnya kemampuan mengendalikan hawa nafsu setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya dirayakan saat Idulfitri, tetapi diwujudkan melalui keberhasilan menahan dan mengelola hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan memandang Islam sebagai pengetahuan yang mandek di kepala saja tanpa sampai ke hati, sehingga tidak diamalkan. Muara dari Islam adalah amalan nyata, baik dalam muamalah kepada Allah maupun sesama manusia. Kita harus menjadikan Islam sebagai way of life, sebuah pandangan hidup yang berlandaskan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fazlur menyoroti empat pilar utama dalam membentuk pribadi profesional bagi mahasiswa, yakni skill (keahlian), konsistensi, tanggung jawab, dan kejujuran.

Menurutnya, keahlian menjadi bentuk kompetensi dasar yang harus dimiliki mahasiswa sesuai bidang masing-masing. Sementara konsistensi mencerminkan keteguhan dalam menjalankan tugas, tanggung jawab merupakan kesadaran atas amanah yang diemban, dan kejujuran menjadi fondasi integritas moral

“Konsistensi sebagai keteguhan dalam menjalankan tugas, tanggung jawab sebagai kesadaran akan amanah pribadi di hadapan Allah, serta kejujuran yang mencerminkan integritas moral dalam setiap tindakan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa menjalani proses belajar dengan orientasi pengembangan diri, bukan sekadar mengejar capaian nilai akademik.

“Perlu bagi kita melandaskan diri dengan ajaran Islam, supaya ketika sukses nanti, kita sadar bahwa keberhasilan itu bukan semata-mata karena kerja keras kita, melainkan ada pertolongan Allah di dalamnya,” imbuhnya.

Acara halal bihalal berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Fazlur Rahman Rosyadi. Melalui kegiatan ini, KOPMA UMS berharap nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, dan semangat kebersamaan terus tumbuh dalam aktivitas perkoperasian di lingkungan kampus.

Kutipan Al-Quran :

"Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (Q.S At-Talaq: 4)"

Berita Lain