Meriahkan Milad UMPP ke-7, Lomba Vokal Dosen dan Tendik Tampilkan Suara Terbaik

PEKALONGAN — Kemeriahan Milad ke-7 Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) terus berlanjut melalui ajang Lomba Vokal tingkat dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menghadirkan suasana penuh hiburan, kreativitas, dan kebersamaan di lingkungan civitas akademika UMPP.

Mengusung semangat “Berdampak Berkemajuan”, lomba vokal ini menjadi wadah bagi para dosen dan tendik untuk menunjukkan bakat dan kemampuan di bidang seni tarik suara. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga kampus di tengah kesibukan aktivitas akademik dan pelayanan pendidikan.

Suasana acara berlangsung meriah namun tetap khidmat. Setiap peserta tampil percaya diri dengan membawakan lagu pilihan yang memukau penonton dan dewan juri. Penampilan peserta dinilai berdasarkan teknik vokal, penghayatan lagu, penguasaan panggung, hingga kemampuan membangun interaksi dengan audiens.

Antusiasme peserta dan dukungan dari civitas akademika turut menambah semarak jalannya perlombaan. Sorak tepuk tangan penonton mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana hangat dan penuh apresiasi sepanjang acara berlangsung.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat dari dewan juri, berikut daftar pemenang Lomba Vokal Dosen & Tendik Milad UMPP ke-7:

 Selamat kepada Para Pemenang
 Juara 1 Benny Arief Sulistyanto (Dosen Prodi S1 Keperawatan)
 Juara 2 Eko Arifianto (Tendik Dekanat FIKes)
 Juara 3 Dafid Arifiyanto (Dosen Prodi S1 Keperawatan)

Keberhasilan para pemenang menjadi bukti bahwa civitas akademika UMPP tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi dan kreativitas di bidang seni. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan semangat kebersamaan seluruh unsur di lingkungan UMPP.

Melalui rangkaian kegiatan Milad ke-7 ini, UMPP terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga aktif menciptakan ruang pengembangan bakat, kreativitas, dan kebersamaan bagi seluruh civitas akademika.

 

Kutipan Al-Quran :

Dan jikalau Kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh. (QS. Fussilat: 44).

Berita Lain