Ketika Ekonomi Keluarga Bertemu Nilai Keagamaan: Riset UMPP di Komunitas Aisyiyah Pekalongan

Tuesday, 13 January 2026

Oleh Humas UMPP

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Pekalongan - Bagi banyak keluarga, upaya memperkuat ekonomi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga dengan menjaga nilai, kebersamaan, dan keberlanjutan. Di Kabupaten Pekalongan, warga Aisyiyah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola aktivitas ekonomi keluarga yang berjalan seiring dengan nilai sosial dan keagamaan. Realitas inilah yang menjadi fokus penelitian yang dilakukan oleh tim Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Penelitian berjudul “Penguatan Ekonomi Keluarga Berbasis Sosioreligio Preneurship: Analisis Tipologi Sosial Masyarakat Warga Aisyiyah di Kabupaten Pekalongan” ini berhasil memperoleh pendanaan Hibah Penelitian RisetMu. Penelitian diketuai oleh Subrotul Imtihanan, M.Si., dengan anggota Moegiri, M.Si., serta melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntansi UMPP, Raden Adam Yusuf Sulaiman dan Dwi Siswawati Sulaiman.

Penelitian ini berupaya memahami pola sosial dan praktik kewirausahaan yang berkembang di kalangan warga Aisyiyah, khususnya dalam konteks penguatan ekonomi keluarga. Pendekatan sosioreligio preneurship digunakan untuk melihat bagaimana nilai keislaman, solidaritas sosial, dan semangat kewirausahaan saling terintegrasi dalam aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Melalui analisis tipologi sosial masyarakat, tim peneliti berusaha menggali karakter dan potensi yang dimiliki komunitas Aisyiyah sebagai dasar penyusunan strategi pemberdayaan ekonomi keluarga yang lebih kontekstual. Dengan pendekatan tersebut, penguatan ekonomi tidak hanya diarahkan pada aspek material, tetapi juga pada penguatan nilai dan kemandirian sosial.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi organisasi Aisyiyah maupun para pemangku kebijakan dalam merancang program pemberdayaan ekonomi keluarga yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memperkaya kajian akademik mengenai pengembangan ekonomi berbasis nilai sosial dan religius. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian ini menjadi bagian dari upaya UMPP dalam menumbuhkan budaya riset di lingkungan akademik. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa memperoleh pembelajaran tentang analisis sosial, pengolahan data, serta penerapan konsep keilmuan dalam konteks nyata masyarakat.

Melalui capaian pendanaan Hibah Penelitian RisetMu ini, UMPP menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong pengembangan riset yang relevan, kontekstual, dan memiliki kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah, rekomendasi kebijakan, serta model penguatan ekonomi keluarga yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.