Bersama dalam Harmoni, Bergerak Maju Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Wednesday, 14 January 2026

Oleh Ainun Muthoharoh

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Nasyiatul Aisyiyah adalah ruang tumbuh bagi perempuan muda untuk belajar, bergerak, dan berkontribusi bagi umat dan bangsa. Di dalamnya berkumpul berbagai latar belakang seperti usia, karakter, pendidikan, profesi, hingga cara pandang. Perbedaan ini adalah kekayaan, namun juga bisa menjadi tantangan jika tidak dikelola dengan baik. Di sinilah nilai-nilai harmonisasi menjadi sangat penting dalam bernasyiah.

Harmonisasi berarti upaya menjaga keselarasan, kebersamaan, dan rasa saling menghargai di tengah perbedaan. Dalam konteks Nasyiatul Aisyiyah, harmonisasi bukan berarti semua harus sama, tetapi bagaimana perbedaan itu dirangkai menjadi kekuatan bersama. Perempuan muda Nasyiah diajak untuk mampu bersikap dewasa, terbuka, dan bijak dalam menyikapi dinamika organisasi.

Nilai harmonisasi tercermin dari sikap saling menghormati antar anggota. Menghargai pendapat orang lain, meskipun berbeda dengan pandangan pribadi, adalah bentuk kedewasaan dalam berorganisasi. Diskusi dan musyawarah menjadi sarana untuk mencari solusi terbaik, bukan ajang untuk saling menjatuhkan atau merasa paling benar. Dengan komunikasi yang santun dan hati yang lapang, suasana organisasi akan terasa lebih nyaman dan produktif.

Selain itu, harmonisasi juga menuntut adanya empati dan kepedulian. Perempuan muda seringkali dihadapkan pada berbagai peran sekaligus, seperti sebagai pelajar, mahasiswa, pekerja, ibu muda, pengusaha, atau aktivis. Memahami kondisi satu sama lain akan menumbuhkan rasa saling mendukung dan menguatkan. Budaya saling menyemangati dan tidak mudah menghakimi akan membuat Nasyiatul Aisyiyah menjadi rumah yang aman dan menyenangkan bagi anggotanya.

Nilai harmonisasi juga selaras dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi ukhuwah, akhlak mulia, dan keadilan. Bernasyiah bukan hanya soal menjalankan program kerja, tetapi juga proses pembentukan karakter perempuan berkemajuan yang berakhlak, mandiri, dan peduli sesama. Harmoni yang terjaga akan melahirkan energi positif dalam setiap gerakan dakwah dan sosial.

Pada akhirnya, harmonisasi dalam bernasyiah adalah kunci keberlangsungan organisasi. Dengan menjaga kebersamaan, saling percaya, dan saling menghargai, Nasyiatul Aisyiyah akan terus tumbuh menjadi wadah pemberdayaan perempuan muda yang kuat, inklusif, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat. Dari perempuan muda yang rukun, akan lahir perubahan yang berkelanjutan.

Kontributor:

Ainun Muthoharoh

(Ketua PDNA Kabupaten Pekalongan / Dosen Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan)