Teknik Mesin UMPP Gandeng Samurai Paint, Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pengecatan Otomotif
Wednesday, 14 January 2026
Pekalongan – Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menggelar pelatihan pengecatan otomotif bekerja sama dengan PT. Samurai Kurobushi Indonesia . Kegiatan ini berlangsung pada 13–15 Januari 2026 di Kampus Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UMPP, Jalan Pahlawan No. 10, Gejlik, Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT. Samurai Kurobushi Indonesia. Dua instruktur profesional, Mas Hendri dan Heru, didatangkan langsung dari Jakarta untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan pengecatan otomotif menggunakan produk cat semprot berkualitas tinggi dari merek Samurai Paint.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan teknik pengecatan mulai dari dasar hingga custom painting, khususnya untuk helm, bodi kendaraan bermotor dan pengecatan mesin-mesin tepat guna. Harapannya, mahasiswa bisa memiliki bekal keterampilan yang siap pakai, baik untuk dunia kerja maupun wirausaha,” ujar Mas Hendri, salah satu instruktur dari PT. Samurai Kurobushi Indonesia.
Samurai Paint sendiri merupakan merek cat semprot aerosol asal Malaysia dengan formula Jepang. Produk ini dikenal karena keunggulannya yang mudah digunakan, cepat kering, tahan bensin, tahan panas (untuk varian Hi-Temp), tahan retak, serta menghasilkan kilap maksimal. Selain untuk otomotif seperti motor, mobil, dan knalpot, cat ini juga cocok digunakan pada media kayu, besi, maupun plastik.
Ketua Program Studi S1 Teknik Mesin UMPP, Ir. Towijaya, S.T., M.T.,IPM. menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai pelatihan ini sejalan dengan visi program studi yang menekankan pada pengembangan energi terbarukan dan pembuatan mesin tepat guna untuk mendukung UMKM. Selain kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler, mahasiswa juga mendapat ekstrakurikuler.
“Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam teknik pengecatan sesuai standar industri. Kami ingin hasil pengecatan mereka memiliki kualitas tinggi tahan karat, mengilap, dan rapi sehingga mampu meningkatkan nilai produk,” jelas Towijaya.
Kusnadi, mahasiswa semester 5 Program Studi Teknik Mesin, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. “Kegiatannya seru dan menambah skill baru, terutama dalam pengecatan. Saya berharap ke depan prodi kami bisa terus mengadakan pelatihan seperti ini, apalagi kalau ada sertifikasinya. Itu akan sangat berguna saat masuk dunia kerja nanti,” ujarnya.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UMPP, Khoirul Anam, S.T.,M.T menambahkan harapan dari adanya pelatihan ini. "kami berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di industri otomotif maupun membuka peluang usaha mandiri di bidang custom painting."ujarnya. (ISB)