Riset UMPP Kaji Kombinasi Latihan Fisioterapi untuk Menekan Risiko Sarkopenia pada Lansia

Wednesday, 14 January 2026

Oleh Humas UMPP

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Pekalongan - Penurunan massa dan kekuatan otot atau sarkopenia menjadi salah satu tantangan kesehatan yang sering dialami kelompok lanjut usia dan berdampak langsung pada kualitas hidup, kemandirian, serta risiko jatuh. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) melakukan penelitian untuk mengkaji efektivitas intervensi fisioterapi dalam menekan kejadian sarkopenia di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Penelitian berjudul “Efektivitas Modifikasi Kombinasi Latihan Strengthening dan Postural Kontrol pada Kejadian Sarkopenia di Wilayah Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan” ini berhasil memperoleh pendanaan Hibah Penelitian RisetMu. Penelitian diketuai oleh Dzikra Nurseptiani, S.Ftr., M.Fis, dengan anggota Muhammad Ghilang Maulud Setiawan, S.Fis., Ftr., M.Fis dan Aisyah Dzi Kamalah, M.Kep. Selain dosen, penelitian ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Sarjana Fisioterapi UMPP, yaitu Nadine Honesty Kemilau dan Tri Asih Widiastuti.

Sarkopenia merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan massa otot, kekuatan, dan fungsi fisik yang umum terjadi pada lansia. Melalui penelitian ini, tim peneliti UMPP berupaya menilai efektivitas modifikasi kombinasi latihan strengthening dan postural kontrol sebagai bentuk intervensi fisioterapi yang aplikatif dan berbasis komunitas. Wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki karakteristik populasi yang sesuai dengan kebutuhan intervensi kesehatan lansia.

Latihan strengthening difokuskan untuk meningkatkan kekuatan otot, sementara latihan postural kontrol diarahkan pada peningkatan keseimbangan dan stabilitas tubuh. Kombinasi kedua jenis latihan tersebut diharapkan mampu memberikan hasil yang lebih optimal dalam mempertahankan fungsi fisik lansia serta menurunkan risiko komplikasi akibat sarkopenia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program fisioterapi yang mudah diterapkan di layanan kesehatan tingkat pertama. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis riset di lingkungan UMPP. Melalui proses penelitian, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam penerapan ilmu fisioterapi, mulai dari pengumpulan data hingga pemahaman intervensi klinis berbasis bukti, sekaligus meningkatkan kepekaan terhadap permasalahan kesehatan masyarakat.

Capaian Hibah Penelitian RisetMu ini mencerminkan komitmen UMPP dalam mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan. Selain berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini diharapkan memberikan manfaat praktis bagi tenaga kesehatan dan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia.

Sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan menyampaikan apresiasi atas capaian tim peneliti. Diharapkan penelitian ini dapat berjalan dengan optimal dan menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah, rekomendasi praktik klinis, serta model intervensi fisioterapi yang dapat diimplementasikan secara lebih luas di masyarakat.