Dosen UMPP Raih Beasiswa Doktor, Hadiri Sarasehan Lurah BPI di UGM

Monday, 26 January 2026

Oleh Humas UMPP

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Yogyakarta — Ainun Muthoharoh, dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), resmi menjadi Awardee Beasiswa Pendidikan Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) Batch 1 Tahun 2025. Bersama Leni Susanti, dosen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMPP, Ainun hadir mengikuti Sarasehan Lurah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada Ahad, 25 Januari 2026.

Sarasehan ini dihadiri para Lurah BPI dari seluruh Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyampaikan aspirasi sekaligus pengaduan terkait pengelolaan beasiswa di kampus masing-masing. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif para awardee, pengelola beasiswa, serta pemangku kepentingan pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Ainun Muthoharoh menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian sebagai awardee PDDI. Ia menargetkan masa studi doktoral dapat diselesaikan dalam tiga tahun, dengan fokus penelitian pada pengembangan aplikasi pemantauan terapi obat untuk pasien diabetes melitus (DM) rawat jalan berbasis model perubahan perilaku. Riset ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian dan luaran kesehatan pasien.

Sementara itu, Leni Susanti diketahui menjabat sebagai Lurah BPI Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sejak tahun 2023 dan juga menargetkan penyelesaian studi doktoral dalam tiga tahun. Pengalaman pengelolaan dan pendampingan awardee menjadi modal penting dalam menyuarakan perbaikan tata kelola beasiswa pada forum sarasehan.

Acara ini turut dihadiri Direktur Kemahasiswaan UGM, Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen, para awardee, serta para juara kompetisi nasional. Menariknya, hadir pula pengurus Kelurahan BPI luar negeri dari Melbourne, Australia, yang memperkaya perspektif pengelolaan beasiswa pada konteks global.

Mengusung tema “Peningkatan Kualitas Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045”, sarasehan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem beasiswa yang berkeadilan, akuntabel, dan berorientasi dampak bagi kemajuan bangsa.