UMPP Beri Kesempatan Mahasiswa Gema Nada Tampil Saat Menghadirkan Menteri Dikdasmen

Wednesday, 08 April 2026

Oleh Humas UMPP

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Pekalongan, 08 April 2026 — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang tergabung dalam UKM Seni Gema Nada untuk tampil dalam rangkaian dialog pendidikan yang menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 03 April 2026 tersebut berlangsung di Lantai 7 Gedung Rektorat UMPP dengan mengusung tema “Menata Fondasi Belajar: Menciptakan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bermartabat bagi Guru dan Siswa”. Penampilan Gema Nada menjadi pembuka acara sekaligus bentuk apresiasi kampus terhadap bakat dan potensi mahasiswa di bidang seni.

“Kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka, termasuk dalam momentum penting seperti kehadiran Menteri Dikdasmen di UMPP,” ujar salah satu perwakilan kampus.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Pak Lukman Alfaris, S.Pd. M.Pd. selaku pembina UKM Seni, kegiatan ini melibatkan delapan anggota dalam satu kelompok, meskipun hanya sebagian yang dapat tampil karena ketentuan teknis acara.

Mahasiswa yang turut tampil di antaranya Fitri, mahasiswa semester 6 Studi Kebidanan, dan Nabil, mahasiswa semester 4 Program Studi Farmasi. Penampilan yang dibawakan didominasi lagu-lagu era 1970–1980-an yang cukup familiar, sehingga berhasil menciptakan suasana yang hidup dan interaktif Penonton.

“Meskipun ada anggapan bahwa beberapa peserta tidak memiliki latar belakang seni, ternyata mereka mampu tampil dengan sangat luwes,” ungkap Pak Lukman.

Dalam persiapannya, tim telah menyiapkan beberapa pilihan lagu, namun akhirnya diputuskan hanya membawakan dua lagu utama agar tetap sesuai dengan konsep dan durasi acara.

Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti di UMPP menjadi momentum strategis dalam membahas arah kebijakan pendidikan nasional, khususnya terkait penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi guru maupun siswa.