Asesmen Lapangan Prodi Manajemen UMPP Resmi Digelar
Pekalongan — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (FEB UMPP) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Sarjana Manajemen selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus 1 FEB UMPP ini diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) sebagai bagian dari proses penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Asesmen lapangan ini merupakan tahapan krusial dalam akreditasi program studi, yang bertujuan untuk memverifikasi dan memvalidasi data yang telah dilaporkan sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi untuk menilai mutu dan kelayakan program studi, mengevaluasi komitmen terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, serta menggali informasi melalui wawancara langsung dengan berbagai pihak terkait.
Tim asesor yang ditugaskan dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. dari Universitas Pendidikan Nasional sebagai asesor pertama, dan Dr. Zainal Abidin, S.E., M.M. dari Universitas Mulawarman sebagai asesor kedua. Keduanya disambut oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Dewan Pengelola Program Studi (DPPS), hingga biro di lingkungan UMPP.
Selama pelaksanaan asesmen, berbagai agenda dilakukan secara sistematis, meliputi pemeriksaan dokumen, observasi sarana dan prasarana, serta wawancara mendalam dengan sivitas akademika. Wawancara ini tidak hanya melibatkan pimpinan dan dosen, tetapi juga mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan guna memperoleh gambaran komprehensif terkait kualitas lulusan dan relevansi kurikulum.
Secara tidak langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi program studi dalam mengukur sejauh mana implementasi Tridharma Perguruan Tinggi telah berjalan secara optimal. Asesor menilai kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan praktik nyata di lapangan, yang menjadi indikator utama dalam menentukan kualitas program studi.
Dekan FEB UMPP, Yohani, SE., M.Si., Ak., CA., dalam keterangannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan ini merupakan momentum penting bagi institusi untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menegaskan bahwa FEB UMPP berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan asesmen lapangan ini sebagai bentuk evaluasi objektif terhadap kinerja Program Studi Sarjana Manajemen. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan capaian yang telah diraih sekaligus menerima masukan konstruktif demi peningkatan mutu,” ujar Yohani.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh civitas akademika telah melakukan persiapan secara maksimal, baik dari sisi administrasi maupun implementasi di lapangan. Menurutnya, kesiapan ini mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Yohani menyampaikan harapannya agar hasil asesmen ini dapat memberikan rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi pengembangan program studi ke depan. “Kami berharap melalui asesmen ini, kami dapat memperoleh rekomendasi yang konkret untuk pengembangan berkelanjutan, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja,” tambahnya.
Selain melakukan penilaian, tim asesor juga memberikan sejumlah masukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas. Masukan tersebut mencakup penguatan kurikulum, peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta optimalisasi layanan akademik.
Dengan terselenggaranya asesmen lapangan ini, FEB UMPP menunjukkan keseriusannya dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan nilai akreditasi yang optimal, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Ke depan, Program Studi Sarjana Manajemen FEB UMPP diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai program studi unggulan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
