UMPP Gelar Kajian Rutin Bulanan Al Islam dan Kemuhammadiyahan
Wednesday, 31 December 2025
Pekaongan - Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Bulanan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai bagian dari upaya penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UMPP sebagai sarana pembinaan ideologi, spiritual, serta karakter sivitas akademika. Kajian rutin tersebut dilaksanakan pada Jumat, 26 Desember 2025, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Theater Lantai 7 Gedung Rektorat UMPP. Pada kesempatan ini, UMPP menghadirkan Drs. KH. Jumari, M.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, sebagai narasumber.
Dalam kajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang disampaikan, KH. Jumari menekankan pentingnya meluruskan orientasi hidup agar tidak terjebak pada sikap bermegah-megahan secara duniawi. Menurutnya, orientasi hidup yang keliru dapat mengaburkan tujuan utama manusia sebagai hamba Allah. Oleh karena itu, setiap individu, khususnya sivitas akademika di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah, perlu menata kembali niat dan arah hidupnya agar selaras dengan nilai-nilai keimanan. Lebih lanjut, KH. Jumari menyampaikan bahwa keimanan tidak cukup dimaknai sebatas keyakinan personal, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian sosial yang nyata. Kepedulian terhadap sesama, lingkungan kerja, dan masyarakat sekitar merupakan bentuk konkret dari pengamalan ajaran Islam. Selain itu, narasumber juga menegaskan pentingnya keikhlasan dalam beribadah dan beramal. Dengan keikhlasan, setiap aktivitas yang dilakukan, termasuk bekerja dan mengabdi di kampus, dapat bernilai ibadah serta membawa kebermanfaatan.
Melalui Kajian Rutin Bulanan AIK ini, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat semakin dihidupkan di lingkungan UMPP, khususnya semangat keikhlasan, kesederhanaan, dan kepedulian antarwarga kampus. Sivitas akademika diharapkan tidak hanya terpacu pada capaian akademik dan aktivitas formal, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai kemanusiaan, kebersamaan, serta kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.
Kajian ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya kampus yang seimbang antara prestasi dan akhlak, antara kecerdasan intelektual dan kepekaan sosial. Dengan keseimbangan tersebut, nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan benar-benar tercermin dalam sikap, etos kerja, dan interaksi sehari-hari di lingkungan UMPP.
Menurut KH. Jumari, tujuan utama diselenggarakannya Kajian Rutin Bulanan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di UMPP adalah sebagai sarana penguatan ideologi, pemahaman keislaman, serta karakter Muhammadiyah bagi sivitas akademika. Kegiatan ini menjadi upaya menjaga ruh keislaman kampus sekaligus membangun kesatuan visi dalam mengamalkan nilai-nilai Islam berkemajuan di lingkungan perguruan tinggi. Ke depan, beliau berharap Kajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan di UMPP dapat terus dilaksanakan secara rutin, dikemas lebih menarik, dan semakin dekat dengan realitas keseharian sivitas akademika. Dengan demikian, kajian ini tidak hanya menambah wawasan keislaman, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam sikap, etos kerja, dan kehidupan kampus secara keseluruhan.