Kampus UMPP Sambut Kunjungan Massal Ratusan Siswa SD, Hidupkan Fungsi Perpustakaan Rekreatif

Thursday, 16 July 2026

Oleh Humas UMPP

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

 

?PEKAJANGAN, 16 Juli 2026 – Transformasi perpustakaan modern yang nyaman dan ramah anak terbukti sukses menarik minat lembaga pendidikan dasar untuk berkunjung. Sebanyak 122 anak dari tingkat sekolah dasar Muhammadiyah berkesempatan membedah fungsi rekreasi literasi di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) melalui rangkaian kelas interaktif dan permainan tradisional yang menyenangkan, Kamis (16/7/2026).

?Suasana di area gedung perpustakaan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) terdengar riuh dan penuh keceriaan tidak seperti biasanya. Kehadiran gelombang ratusan siswa SD Muhammadiyah Tangkil Tengah yang didampingi langsung oleh para guru ini disambut dengan ramah dan menyenangkan oleh pengelola perpustakaan atau pustakawan.

Kepala SD Muhammadiyah Tangkil Tengah, Luluk Zakiyah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda luar kelas ini sengaja dirancang untuk membangun kebiasaan baik sejak usia dini.

?"Tujuan utama dari kunjungan ini adalah mengenalkan siswa sejak dini agar gemar membaca sekaligus taktik strategis kami dalam mengurangi dampak handphone pada anak. Luar biasa, sejak pagi hari anak-anak sangat antusias, bahkan terus-menerus menanyakan kapan  keberangkatannya," ungkap Luluk tersenyum.

?Fasilitas Modern: Menghadirkan Pojok Dolanan Tradisional

?Kunjungan massal ini direspons positif oleh Kepala Perpustakaan UMPP, Dr. Usamah, S.E., M.Si. Ia menegaskan bahwa kampus berkomitmen penuh membuka pintu selebar-lebarnya untuk program literasi masyarakat, termasuk bagi segmen anak-anak. Menurutnya, keputusan sekolah untuk mendekatkan anak dengan buku adalah langkah yang sangat mulia.

?"Perintah agama yang pertama diturunkan adalah Iqra atau bacalah. Perpustakaan UMPP saat ini dirancang dengan konsep ramah anak, sangat berbeda dengan citra perpustakaan zaman dulu yang kaku dan membosankan," jelas Dr. Usamah.

?Ia menjabarkan bahwa perpustakaan mengemban empat fungsi utama, yakni pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi. "Dan khusus hari ini, fungsinya adalah rekreasi yang mengedukasi. Kami memiliki layanan unggulan bernama Pojok Dolanan. Di sana anak-anak bisa bebas bermain congklak, bola bekel, dan aneka permainan tradisional lainnya agar mereka betah," tambahnya.

?Kolaborasi Duta Baca dan Keceriaan Siswa

?Rangkaian kunjungan Perpustakaan UMPP 2026 ini diisi dengan sesi kelas interaktif yang dipandu langsung oleh Duta Baca Perpustakaan UMPP, Laelatul Izati, yang berkolaborasi apik dengan Duta Baca Kabupaten Pekalongan. Mereka menyajikan materi pemahaman dan pembiasaan membaca melalui metode ceramah dan kuis berhadiah yang interaktif.

?Kombinasi ruang yang estetik, koleksi buku cerita yang melimpah, serta keramahan pustakawan sukses mencuri hati para siswa kelas 1 yang baru pertama kali menginjakkan kaki di gedung universitas.

?"Senang sekali dengan kegiatan hari ini. Perpustakaannya bagus, AC-nya dingin, dan banyak permainan asyik!" celetuk Juanda Pratama, salah satu siswa kelas 1 dengan polos.

Hal senada juga diungkapkan oleh rekan sekelasnya, Kiana Alifia Lusi. "Senang karena di sini banyak buku cerita bergambar yang bagus. Seru juga karena tadi dapat hadiah," tuturnya riang sambil menunjukkan bukunya.

?Melalui kesuksesan agenda wisata edukasi literasi ini, UMPP menunjukan diri tidak hanya unggul sebagai menara gading akademik tingkat tinggi, melainkan juga mampu menjadi oase literasi yang inklusif dan menyenangkan bagi pembangunan karakter generasi emas di Kabupaten Pekalongan.

Kontributor : Imam Librarian UMPP