Rektor UMP Lepas Relawan Pendidikan : Siap Mengabdi untuk Negeri
Purwokerto - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) secara resmi melepas ratusan mahasiswa peserta Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2), Kegiatan pelepasan digelar di Auditorium Ukhuwah Islamiyah dan diikuti oleh 317 mahasiswa dari berbagai program studi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada Jumat (10/1/2026).
Ketua pelaksana PLP 2, Lukmanul Akhsani, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa total peserta PLP tahun ini berjumlah 317 mahasiswa. Ratusan mahasiswa tersebut disebar di 26 sekolah mitra, yang meliputi jenjang TK, SD, hingga SMA di wilayah Banyumas dan Purbalingga.
“Mahasiswa ditempatkan di delapan SMA di Banyumas, empat SMA di Purbalingga, 13 SD di sekitar Banyumas, serta satu TK,” jelasnya.
Sementara itu, Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd. menekankan bahwa PLP merupakan tahapan penting sekaligus membahagiakan bagi mahasiswa calon pendidik. Melalui PLP, mahasiswa diharapkan mampu mengekspresikan kemampuan akademik, keterampilan mengajar, serta sikap profesional selama berada di sekolah.
“PLP bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang pembentukan karakter dan mental mahasiswa sebagai calon guru,” ujarnya.
Prof. Dr. Jebul Suroso Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam sambutannya turut memberikan pesan tegas kepada seluruh peserta PLP agar menjaga citra diri dan institusi selama menjalankan tugas di sekolah. Menurutnya, mahasiswa adalah representasi kampus yang dinilai langsung oleh masyarakat.
“Mahasiswa adalah produk yang dinilai dari sikap, kompetensi, dan kepribadiannya. Tampilkan diri sebagai guru yang profesional, berpenampilan rapi, percaya diri, dan memiliki keterampilan yang kuat,” pesannya.
Rektor juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan PLP sebagai ajang pengembangan diri, tidak hanya untuk pengalaman mengajar di tingkat lokal namun juga Internasional, serta dapat berperan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan pelepasan PLP ini diharapkan mampu membekali mahasiswa UMP dengan pengalaman nyata di dunia persekolahan, sekaligus memperkuat kompetensi dan karakter mahasiswa agar dapat mengabdi kepada Bangsa dan Negara. (Iny/Chy)
